Ciamis – Kepolisian Resor Ciamis melalui jajaran Polsek Pamarican menunjukkan respon cepat dan sigap dalam penanganan pasca bencana alam banjir yang terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Citalahab di wilayah Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat difokuskan pada upaya pengamanan, evakuasi, serta pendampingan penanganan dampak banjir guna memastikan keselamatan warga dan stabilitas kamtibmas tetap terjaga, pada Senin sore (09/02/2026).
Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citalahab yang merendam sembilan RT permukiman warga serta dua fasilitas pendidikan, yakni MIN 4 Ciamis dan SDN 1 Bangunsari, dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter. Selain itu, jebolnya tanggul sungai sepanjang kurang lebih 30 meter di wilayah Blok Kubangcalincing, Dusun Kertajaya, Desa Sukahurip, mengakibatkan air masuk ke area persawahan dan merendam sekitar 200 hektare sawah. Saat ini, kondisi air baik di permukiman maupun area persawahan telah berangsur surut.
Dalam penanganan pasca bencana, Polres Ciamis bersama Polsek Pamarican berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait. Personel Dalmas Sat Samapta Polres Ciamis, anggota Polsek Pamarican, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis, BPBD Kabupaten Ciamis, Baznas Tanggap Bencana, serta Tagana Kabupaten Ciamis terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan material sisa banjir, khususnya di fasilitas pendidikan dan permukiman warga terdampak. Upaya ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.
Di sisi lain, BBWS Citanduy bersama Dinas PUPR Kabupaten Ciamis telah menurunkan alat berat berupa dua unit excavator dan dua unit dump truck untuk membersihkan material serta melakukan penanganan darurat dengan pemasangan pagar bambu sementara sebagai penahan timbunan tanah pada tanggul yang jebol. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi banjir susulan sembari menunggu pembangunan tanggul permanen.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Pamarican Polres Ciamis IPTU Baehaki menyampaikan bahwa Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penanganan pasca bencana berjalan aman dan tertib, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat terdampak. Kepolisian juga terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan instansi terkait dalam proses pendataan warga terdampak dan kerugian materiil, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polres Ciamis menerjunkan satu SST Dalmas yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Muttaqin, S.H., M.H., bersama personel Polsek Pamarican di bawah pimpinan IPTU Baehaki untuk melaksanakan pengamanan, evakuasi, serta membantu proses pembersihan dan pemulihan pasca banjir. Sebanyak 40 warga yang sebelumnya sempat diungsikan di area Masjid RA Nurul Haq saat ini telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinyatakan aman.
Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif kepolisian dalam penanganan bencana banjir tersebut. Warga menilai respons cepat dan keterlibatan langsung aparat kepolisian bersama instansi terkait memberikan rasa aman serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Sinergi lintas sektor yang terbangun dinilai sangat membantu percepatan pemulihan kondisi lingkungan dan aktivitas warga.
Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Kerugian yang timbul bersifat materiil dan masih dalam proses pendataan oleh petugas kepolisian, BPBD, serta Pemerintah Desa Bangunsari. Polres Ciamis bersama Polsek Pamarican menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan siap mengambil langkah lanjutan apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan.
Harkamtibmas, Ciamis, Polda Jabar

Ciamis